ceritapendamping.com-Perjuangan panjang seorang pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) akhirnya membuahkan hasil. Setelah bertahun-tahun mengabdi mendampingi keluarga penerima manfaat di pelosok desa, kini ia resmi diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kisah ini menjadi inspirasi bagi banyak rekan sejawat dan masyarakat luas.
“Tidak mudah menjadi pendamping PKH. Kadang harus menempuh perjalanan jauh ke pelosok, melewati jalan rusak, dan menghadapi berbagai tantangan. Tapi semua itu terbayar saat melihat keluarga binaan mulai mandiri,” ungkap Salah Satu Pendamping PKH Kecamatan Sungai Lilin dengan mata berkaca-kaca.
Semangat dan dedikasinya membuahkan hasil pada seleksi PPPK tahun 2025. Seluruh Pendamping PKH berhasil lolos setelah mengikuti serangkaian ujian administrasi, kompetensi teknis, dan wawancara. Pengalaman panjangnya di lapangan menjadi nilai tambah yang membuatnya unggul di antara ribuan peserta lain.
Kisah Pendamping PKH menjadi bukti bahwa kerja keras dan ketulusan dalam melayani masyarakat dapat membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik. Dari pendamping PKH yang bekerja di akar rumput, kini ia menjadi aparatur negara yang siap terus mengabdi untuk negeri.
