GpziGSdoGpd0BUGiBSYiGfCiGY==
Breking
News
  • Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh

Rakor TPP Musi Banyuasin 2026 Digelar di Desa Lumpatan II Sekayu, Bahas Penguatan Kinerja Pendamping Desa

Ukuran huruf
Print 0

 

Rakor TPP Musi Banyuasin di Desa Lumpatan II, dihadiri Dinas PMD dan Korkab Indra Faizal. Fokus pada peningkatan kinerja pendamping desa.

ceritapendamping.com- Rapat Koordinasi Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Musi Banyuasin tahun 2026 diadakan di Desa Lumpatan II, Kecamatan Sekayu, Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi dan optimalisasi peran pendamping desa dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa, Rabu 22/04/2026.

Rakor TPP ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Musi Banyuasin, Bapak Yustamir, beserta rombongan. Kehadiran Dinas PMD menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendampingan desa serta memastikan program-program berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Dalam Serangkaiannya, Koordinator Kabupaten (Korkab) TPP Musi Banyuasin, Bapak Indra Faizal, ST, menyampaikan pentingnya soliditas dan profesionalisme seluruh energi pendamping dalam menjalankan tugas di lapangan.
“Rakor ini bukan sekedar agenda rutin, namun menjadi ruang evaluasi dan penguatan komitmen kita bersama dalam mendampingi desa. TPP harus mampu menjadi garda terdepan dalam memastikan pembangunan desa berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran,” ujar Indra Faizal.
Ia juga menekankan bahwa peran TPP sangat strategis dalam mengawal penggunaan Dana Desa, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas dan koordinasi antar pendamping menjadi kunci keberhasilan pembangunan desa.

Sementara itu, perwakilan Dinas PMD, Bapak Yustamir, dalam Arahnya mengingatkan agar seluruh TPP tetap menjaga integritas dan terus berinovasi dalam mendampingi pemerintah desa.
“Pendamping desa harus mampu beradaptasi dengan dinamika di lapangan serta memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi desa. Sinergi antara TPP dan pemerintah daerah harus terus diperkuat,” ungkapnya.
Rakor ini diharapkan mampu menghasilkan langkah-langkah strategi dalam meningkatkan kinerja TPP di Kabupaten Musi Banyuasin, khususnya dalam mendukung program prioritas pemerintah desa tahun 2026.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh tenaga pendamping profesional semakin solid, kompeten, dan berintegritas dalam mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera.


Rakor TPP Musi Banyuasin 2026 Digelar di Desa Lumpatan II Sekayu, Bahas Penguatan Kinerja Pendamping Desa
Baca Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin